Bulan: Maret 2017

Saat Tidur, Pengguna Path Bisa Dikirimi Domba

Ada fitur baru yang “lucu” di aplikasi Path. Pengguna yang memasang status Go to sleep kini bisa mendapatkan domba sebanyak mungkin, dari orang-orang yang melihat posting-annya.

Caranya, pengguna mesti menekan ikon ā€œ+ā€ dan memilih status Go to sleep. Setelah memilih status tersebut, pengguna akan mendapatkan gambar dan komentar otomatis dari Path mengenai jam tidurnya.

Di bawahnya Path menambahkan fitur baru berupa tombol Send over a sheep, tepat di bawah tulisan komentar dari Path.

Nah, setiap kali ada teman Path yang menyentuh tombol Send over a sheep, maka pengguna akan mendapatkan satu domba. Total domba yang diperoleh akan ditampilkan mengelilingi bulan sabit pada status pengguna.

screenshot
Contoh domba pada fitur Go to sleep di Path
Domba-domba tersebut hanya merupakan hiasan untuk mempercantik linimasa pengguna Path. Sementara ini tak terlihat ada fungsi khusus yang disematkan ke dalamnya.

Setelah pengguna bangun tidur dan mengganti status menjadi Iā€™m awake, maka domba yang mengelilingi bulan sabit itu akan menghilang. Gantinya, akan muncul hitungan yang menunjukkan jumlah domba yang dikirimi teman selama tidur.

Bentuk status Go to sleep ini pun berubah. Bila sebelumnya hanya menampilkan sebaris komentar dan ikon bulan sabit, sekarang lebih menonjolkan unsur grafis dengan menjadikannya posting-an foto berukuran besar.
Status Go to sleep atau I’m awake juga dilengkapi foto latar belakang yang ditampilkan secara acak. Sekilas, teknik foto latar yang acak itu mirip dengan teknik yang digunakan pada fitur #Pathdaily.

Baca: Cara Bikin Posting-an #PathDaily di Path

Pantauan KompasTekno, pembaruan ini muncul pada Kamis (20/10/2016), dalam aplikasi Path versi 5.7.0 untuk sistem operasi Android. Belum diketahui apakah Path memiliki rencana tertentu soal fitur ini.

Melihat Samsung Z2 dari Berbagai Sisi

Samsung resmi merilis smartphone bersistem operasi Tizen pertamanya di pasar Indonesia, yakni seri Samsung Z2 pada Rabu (19/10/2016).

Smartphone alternatif Android tersebut sudah mendukung teknologi 4G LTE di Indonesia, dan menyediakan slot dual SIM GSM. KompasTekno berkesempatan melihatnya dari dekat di acara peluncuran.

Samsung Z2 memiliki bodi berbahan plastik, desain candybar dengan ujung-ujung yang membulat. Punggung smartphone juga dibuat melengkung di sisinya untuk menambah ergonomi saat digenggam.

Layar Samsung Z2 mengusung materi TFT ukuran 4 inci resolusi WVGA dengan speaker dan kamera depan bersanding di atasnya. Di bagian bawah layar, terdapat tombol Home fisik dengan bentuk lonjong.

Melongok bagian belakang, lensa kamera dengan bingkai kotak didesain menonjol, sepintas mengingatkan kepada lini smartphone Samsung Galaxy S dan phablet Note terbaru. Lampu LED Flash disertakan oleh Samsung di sampingnya.

Fatimah Kartini Bohang/kompas.com
Tampak belakang Samsung Tizen Z2.
Untuk kamera sendiri, Samsung Z2 dibekali kamera utama resolusi 5 megapiksel di bagian belakang, dan kamera selfie resolusi VGA (800 x 600 piksel) di bagian depan.

Sementara colokan audio 3,5 mm berada di sisi bagian atas smartphone, dan konektor microUSB berada di sisi bawah.

Tombol daya ada di sisi kanan Samsung Z2, sementara tombol volume up dan down ditempatkan di sisi kiri smartphone Tizen ini.

Dari segi hardware, chipset Speadtrum SC9830I diusung oleh Samsung Z2, dipadukan dengan memori RAM 1 GB, dan memori internal 8 GB. Prosesor Samsung Z2 mengandalkan seri Cortex-A7 Quad-core 1,5 GHz, dan GPU (prosesor grafis) Mali-400MP2.

Untuk melihat foto-foto Samsung Z2 dari berbagai sudut, kunjungi Galeri Foto KompasTekno di tautan berikut ini.

Motorola Kembali ke Indonesia dengan Moto E3 Power

Desas-desus soal kembalinya ponsel Motorola di Indonesia akhirnya terkonfirmasi. Hari ini, Kamis (20/10/2016), Lenovo selaku induk perusahaan Motorola, mengumumkan bakal memboyong seri ponsel Moto E3 Power ke Tanah Air.

“Varian Power ini eksklusif untuk Indonesia. Kalau di global cuma Moto E3 saja,” kata Country Lead Mobile Business Group Lenovo Indonesia, Adrie Suhadi, dalam acara jumpa media di Gedung Serbaguna Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Jakarta.

Adrie masih enggan mengungkap tanggal pasti peluncuran Moto E3 Power. Ia cuma menyebut Oktober sebagai bulan perilisan seri Moto termutakhir itu.

Bersamaan dengan pengumuman tersebut, Lenovo sekaligus mengumbar komitmennya dalam memenuhi aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang ditetapkan pemerintah. Pabrikan China itu bakal memproduksi produk-produk Moto di Serang, Banten.

Hal ini dimungkinkan kerja sama dengan pabrikan lokal TDK yang selama ini sudah berkolaborasi dalam memproduksi lini Lenovo sejak 2015 lalu.

Fasilitas pabrikasi untuk Moto sendiri memiliki dua lini produksi dengan kapasitas 90.000 unit per bulan. Kapasitas itu untuk produk mid-end dan high-end. Lalu, lini produksi bagi ponsel low-end bisa menghasilkan 75.000 hingga 150.000 unit per bulan.

Kominfo menyambut hangat itikad baik yang ditunjukan Lenovo sebagai pabrikan global yang berbisnis di Tanah Air. Meski demikian, Menkominfo Rudiantara mengatakan pemerintah tetap bersikap netral ke semua vendor.

“Kami tidak mendiskriminasi siapa pun. Kalau (vendor) berproses dengan Kominfo seperti Lenovo, kami pasti sambut. Soal kenapa Lenovo kelihatan tempel (dengan Kominfo) mungkin karena komunikasi saja,” kata menteri yang kerap disapa RA tersebut dalam kesempatan yang sama.

Beberapa spesifikasi Moto E3 Power meliputi layar HD 5 inci, kamera utama 8 megapiksel, kamera selfie 5 megapiksel, RAM 2 GB, prosesor quad-core 64 bit, serta sistem operasi Android Marshmallow.

Embel-embel “Power” menunjukkan kemampuan baterai yang lebih mumpuni. Lenovo mengklaim baterai E3 Power cuma butuh diisi ulang selama 15 menit untuk ketahanan 5 jam. Untuk semua kemampuan itu, Motorola Moto E3 Power dibanderol Rp 1 jutaan.